Sponsors Link

24 Cara Mengatasi Telinga Berdenging Sebelah Kiri Paling Ampuh

Sponsors Link

Tahukah anda bahwa telinga bagian kiri kita merupakan salah satu anggota tubuh yang sangat unik karena memiliki tingkat emosional yang berbeda dari telinga kanan kita. Telinga kiri lebih peka pada hal-hal yang sifatnya emosional dan artistik, seperti musik, suara hati, perasaan, intuisi dan sebagainya. Ketika Anda mengalami telinga berdenging sebelah kiri,  maka otak anda akan bekerja lebih konsentrasi dalam melakukan komunikasi. Bahkan, otak juga akan bekerja ekstra untuk menangkap hal-hal lain seperti membaca gerakan bibir, membaca gestur tubuh atau pun mimik wajah supaya dapat memahami komunikasi tersebut. Itu lah yang membuat anda akan merasa sangat lelah dan gampang terganggu. Hal ini juga mempertegas alasan, mengapa gangguan dengar seperti telinga berdenging sebelah kiri, cenderung membuat seseorang menjadi lebih emosional terhadap lingkungan sekitarnya.

ads

Mungkin sebagian dari anda pernah mengalami gangguan pendengaran telinga berdenging (tinnitus)  sebelah kiri dalam skala ringan maupun berat atau kronis. Tinitus merupakan hal yang  umum dan banyak orang dapat mengalaminya. Orang yang mengidap tinitus sering menggambarkan suara tersebut dalam beraneka bunyi seperti deringan, dengingan, desisan, atau bunyi klik. Gangguan telinga berdenging sebelah kiri yang ringan biasanya akan hilang dengan sendirinya tanpa perlu diobati. Namun bagaimana kalau telinga berdenging menyerang telinga kiri anda dalam waktu yang cukup lama hingga mengganggu aktifitas anda ?  Untuk mengatasi telinga berdenging sebelah kiri,  perlu diketahui penyebabnya. Tinnitus bukanlah penyakit melainkan kerusakan system pada pendengaran yang mungkin saja merupakan gejala dari penyakit lain. Dengan mengetahui penyebabnya maka akan diketahui pula langkah-langkah pengobatan atapun penanganan seperti apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Tips Mengatasi Telinga Berdenging Sebelah Kiri

Berikut ini penyebab terjadinya gangguan telinga berdenging sebelah kiri dan cara mengatasi nya :

  1. Coba untuk mengetuk bagian kepala

Biasanya saat menonton konser musik yang keras, kita akan mengalami trauma kebisingan pada telinga. Hal tersebut menyebabkan koklea mengalami peradangan dan penghambatan stimulasi saraf. Bila telinga kiri mengalami dengingan yang diakibatkan oleh hal ini makan cobalah untuk menepuk-nepuk bagian kepala anda.  Telinga yang berdenging atau tinnitus yang terjadi setelah mendengar musik bersuara sangat keras terjadi akibat terdapat kerusakan pada ujung saraf mikroskopis yang terletak pada telinga bagian dalam. Tinnitus pada telinga sebelah kanan mungkin juga menandakan sedang terjadi kerusakan saraf atau ada masalah pada sistem peredaran darah. Pada kondisi tersebut, otak kemudian menerjemahkan peradangan ini menjadi dengungan dalam telinga. Trik mengetuk kepala bisa membantu menghilangkan suara mengganggu yang muncul dari dalam telinga tersebut. Tapi mengetuk kepala untuk menghilangkan dengingan tidaklah sembarangan, jangan sampai anda cidera karena salah melakukannya. Berikut ini langkahnya : Tutup kedua telinga dengan kedua telapak tangan, dengan posisi jari-jari harus mengarah ke belakang dan menempel pada bagian belakang kepala. Lalu satu jari tengah anda satu sama lain. Jari telunjuk harus berada di atas jari tengah Anda. Kemudian dengan menirukan gerakan mengetuk, jentikkan jari telunjuk ke bawah melalui jari tengah hingga menyentuh bagian belakang kepala. Karena jari Anda juga akan menyentuh kepala, suara yang terdengar mungkin akan cukup keras, tak perlu khawatir karena hal tersebut tidak berbahaya. Lakukan sebanyak 40 hingga 50 kali atau setidaknya sampai telinga anda berhenti berdengung. Dengungan yang terjadi akibat bunyi – bunyian keras biasanya akan reda setelah beberapa jam. Sementara anda menunggu terjadinya pemulihan pada telinga anda, cobalah mengalihkan perhatian Anda dengan beristirahat dan hentikan aktifitas yang apa pun yang dapat membuat kondisi anda lebih parah.

  1. Melakukan teknik meredam suara

Teknik meredam suara ini sering digunakan oleh dokter terhadap pasien. Tujuannya untuk menyamarkan bunyi dengingan pada telinga pasien. Contoh peralatan yang digunakan adalah dengan menggunakan sebuah alat yang disebut mesin derau putih. Cara kerjanya dengan memasangkan alat ini pada telinga pasien. Kemudian alat tersebut akan di setting untuk menghasilkan gelombang derau putih terus-menerus hingga menciptakan suara – suara yang dapat menyamarkan dengingan hingga yang level kronis. Suara – suara yang dihasilkan sangat bervariasi namun umumnya yang memberi kesan menenangkan seperti bunyi tetesan hujan, atau embusan angin. Selain itu, peralatan lain seperti kipas angin, dehumidifier atau pengering ruangan,  humidifier atau pelembab ruangan, bahkan AC juga dapat digunakan sebagai pengganti mesin derau putih.


  1. Gunakan obat-obatan untuk mengurangi sebagian gejala tinnitus

Memang belum ada obat-obatan yang mampu mengatasi dengingan telinga sebelah kiri dengan benar – benar efektif, namun dengan meminum beberapa obat tertentu suara dengingan tersebut dapat diredakan. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter dan meminta resep obat untuk mengatasi gangguan telinga berdenging. Contoh obat yang dipakai untuk membantu mengatasi telinga berdenging adalah antidepresan trisiklik dan Alprazolam. Namuun penggunaan kedua obat tersebut dapat menimbulkan beberapa efek samping yang tidak diinginkan seperti masalah pada jantung, mulut kering,, konstipasi, pandangan buram dan ketergantungan.

  1. Mengkonsumsi ekstrak Ginkgo Biloba

Ginkgo Biloba sudah terkenal mampu mengatasi penyakit yang berhubungan dengan sirkulasi darah seperti pendarahan, kerusakan pada dinding pembuluh darah, dan gangguann tekanan darah. Ekstrak tanaman ginko bekerja dengan cukup baik dalam meregenerasi sel pembuluh darah dan memulihkan elastisitas pembuluh darah yang pernah mengalami kerusakan akibat plak kolesterol yang mengendap. Mengkonsumsi ekstrak tanaman ginko secara teratur tiga kali sehari selama dua bulan akan membuat peredaran darah menuju kepala dan leher menjadi teratur sehingga gangguan telinga berdenging yang diakibatkan oleh tekanan darah akan berkurang.

  1. Membersihkan telinga

Teling berdenging umumnya juga disebabkan karena kondisi telinga kotor. Jika anda mengalami telinga berdenging sebelah kiri, coba periksa telinga anda pada bagian tersebut, apakah dalam keadaan bersih atau ada kotoran tersembunyi. Sebenarnya telinga kita memiliki kemampuan untuk membersihkan diri secara alami namun, apabila kotoran telinga terlalu banyak, maka telinga tidak mampu membersihkannya secara dengan alami. Kotoran yang menumpuk akan menutup bahkan menyumbat liang telinga. Jika hal ini yang menyebabkan telinga Anda berdenging, maka satu – satunya cara untuk mengatasinya adalah membersihkan telinga. Untuk membersihkan telinga, tak perlu mengorek terlalu dalam. Alih-alih mengatasi telinga berdenging, terlalu dalam mengorek telinga dapat merusak kulit tipis di yang terletak di bagian dalam dan luar telinga. Hal tersebut akan memicu terjadinya infeksi telinga.

  1. Tangani gangguan sendi

Salah satuf aktor  penyebab terjadinya dengingan pada telinga sebelah kiri adalah  akibat gangguan sendi temporomandibular atau sering disingkat sebagai  TMJ.  TMJ menyebabkan terjadi gangguan telinga yang bersifat sementara namun bila tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan ketidaknyamanan dan merusak telinga. Ada beberapa perawatan yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi telinga berdengung akibat gangguan sendi TMJ, antara lain mengompres dengan air es atau hangat dan metode akupunktur. Pembedahan secara ortodensi juga sering direkomendasikan untuk menyembuhkan gangguan TMJ ini.

  1. Melatih otak

Upaya lain untuk mengatasi telinga berdenging adalah dengan melatih otak Anda untuk mengabaikan dengingan yang sedang terjadi pada telinga. Teknik seperti ini mulai dikembangkan sejak tahun 1990 oleh ahli saraf dan audiologis dari Kanada. Berdasarkan penelitian disebutkan bahwa sebagian besar pasien dapat merasakan peningkatan hanya dalam 6 minggu pertama, walaupun pengobatan setidaknya harus bertahan selama 2- tahun.

  1. Menggunakan pengobatan Transkranial

Ini adalah teknik pengobatan yang umum digunakan di Eropa. Pengobatan  transkranial dilakukan dengan  mengirimkan semacam medan magnet yang menggunakan gelombang ultrasuara melalui koil elektromagnetik yang di tempelkan pada kepala untuk merangsang aliran darah dan sel saraf di dalam otak secara aktif. Lewat prosedur ini akan diketahui apakah sebuah kondisi aliran darah dalam keadaan degenerative, sedang mengalami  penyumbatan pada arteri, dan lain- lain. Teknik yang sama ini juga dapat digunakan untuk mengobati masalah depresi.

  1. Istirahat dan relaksasi

Stress merupakan salah satu penyebab gangguan telinga berdenging sebelah kiri yang kadang tidak disadari. Orang berfikir bahwa telinga berdenging selalu di sebabkan oleh sesuatu yang bersifat teknis maupun biologis. Padahal telinga berdngung dapat juga terjadi sebagai dampak masalah psikis. Relaksasi secara teratur selama 15 menit saja setiap hari dapat membantu meningkatkan mood dan meredakan telinga berdenging. Latihan relaksasi secara teratur akan membantu tubuh untuk mengendalikan otot dan memperlancar sirkulasi darah ke seluruh tubuh dan dapat mengurangi tinitus pada sebagian orang. Agar pikiran dapat rileks, lakukanlah beberapa pilihan relaksasi berikut ini : yoga, meditasi, relaksasi otot progresif, dan kegiatan yang tidak menguras energy lainnya. Sesuaikan mana yang paling anda yakin dapat anda selesaikan dengan baik.  Pastikan juga waktu istirahat anda cukup, karena kurang tidur dapat membuat telinga berdenging akan semakin parah.

  1. Kontrol pemakaian obat-obatan yang dapat memicu terjadinya telinga berdenging

Beberapa jenis obat ternyata  menyebabkan bahkan membuat kondisi tinnitus semakin parah. Obat—obat itu misalnya antibiotik seperti polimiksin B, eritromisin, vankomisin dan neomycin, obat kanker seperti mechlorethamine, vincristine, pil air atau diuretik, obat kina yang digunakan untuk malaria, dan aspirin yang diambil dalam dosis  tinggi.  Konsumsi obat kimia tersebut dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan efek samping tertentu, oleh karena itu gunakanlah secara bijak dan sesuai dengan petunjuk dokter. Semakin tinggi dosis obat yang Anda konsumsi, semakin buruk pula tinnitus yang Anda alami. Dengan menghentikan atau mengontrol jumlah dosis yang dikonsumsi dari obat tersebut, maka gangguan dengingan akann berhenti dengan sendirinya.

  1. Berhenti Merokok

Merokok tidak hanya merusak paru – paru, merokok juga berpengaruh terhadap telinga. Merokok akan mempengaruhi aliran darah menuju sel saraf sensitif yang berugas mengendalikan pendengaran Anda. Kandungan berbahaya dalam rokok juga turut bertindak sebagai stimulan yang merangsang bunyi di telinga terdengar lebih nyaring. Bagi para perokok, sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut. Kalau anda masih tetap melanjutkan merokok maka akan lebih sulit bagi anda mengatasi telinga berdenging ketika anda mengalaminya.

  1. Minta dokter Anda untuk memeriksa pembuluh darah Anda

Gangguan pada sirkulasi darah dapat menjadi penyebab terjadinya tinnitus. Apbila anda menggunakan beberapa obat-obatan, konsultasikan dengan dokter mengenai efek samping yang mungkin dapat menyebabkan dengungan pada telinga. Dokter THT akan mempelajari  riwayat lengkap penyakit anda serta melakukan pemeriksaan fisik pada saraf yang terdapat di leher dan kepala anda. Berikut ini beberapa gangguan pembuluh darah yang dapat menyebabkan terjadinya telinga berdenging sebelah kiri :

  • Aliran darah turbulen: adalah suatu kondisi penyempitan atau penyusutan pembuluh darah arteri karotid atau vena jugularis yang terletak di leher, hingga menyebabkan aliran darah menjadi tidak teratur (turbulen). Kondisi demikian menyebabkan terjadinya tinnitus.
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi): riwayat tekanan darah tinggi pada catatan kesehatan seseorang bisa dilihat sebagai faktor pemicu terjadinya gangguan telinga berdenging. Faktor-faktor seperti stres, kurangnya istirahat, konsumsi minuman beralkohol dan kafein, akan memberi resiko yang lebih besar terhadap terjadinya tinnitus.
  • Malformasi kapiler: sesuai namanya, kondisi ini merupakan keadaan dimana pembuluh darah kapiler  mengalami malformasi  yang terjadi akibat hubungan abnormal antara arteri dan vena. Keadaan ini dapat memicu terjadinya gangguan telinga berdering pada salah satu sisi telinga.
  • Atherosclerosis : kondisi ini merupakan keadaan dimana pembuluh arteri mengalami penyempitan karena terdapat penumpukan kolesterol dalam tubuh. Situasi tersebut mengakibatkan tergganggunya aliran darah dalam tubuh dimana aliran darah menjadi lebih kuat. Jika ini terjadi, telinga akan mendengar bunyi menyerupai denyutan jantung pada kedua sisi telinga dengan begitu jelas.
  • Tumor pada kepala atau leher: pertumbuhan tumor di kepala atau di leher akan menekan pembuluh darah yang ada disekitarnya. Situasi tersebut akan memicu terjadinya tinnitus pada telinga.
  1. Menjalani pemeriksaan dan perawatan medis

Pemeriksaan dan perawatan medis sangat penting dilakukan saat masalah telinga berdenging sebelah kiri sudah semakin kronis. Memeriksakan diri dengan segera ke dokter apabila terjadi telinga berdengung ialah langkah yang tepat untuk dapat segera mengetahui bilamana gangguan tersebut merupakan tinnitus atau hanya gangguan biasa. Berikut ini beberapa prosedur yang dilakukan dalam pemeriksaan dan perawatan seputar gangguan telinga berdengung :

  • Terapi elektrofisiologik yaitu terapi yang memberikan stimulus elektro akustik dengan menggunakan alat bantu dengar maupun tinnitus masker pada telinga dan menciptakan suara yang lebih keras dari tinitusnya. Dengan begitu suara tinnitus pada telinga akan tersamarkan.
  • Tinnitus Retraining Therapy (TRT) adalah terapi yang menggabungkan antara konseling, pendidikan serta peanggulanngan tinnitus dengan penggunaan alat masker tinitus white noise dengan level rendah. Dalam beberapa penelitian, terapi ini menunjukkan hasil yang cukup menjanjikan bagi para pasien nya.
  • Terapi psikologik, yaitu terapi berupa konsultasi psikologik terhadap pasien untuk meyakinkan mereka bahwa penyakit tinnitus tersebut tidak membahayakan. Selain itu pasien juga akan di ajarkan teknik – teknik relaksasi setiap hari.
  • Tes pendengaran (audiogram), yaitu tes yang dilakukan untuk mengukur seberapa parah gangguan tinnitus yang dialami oleh pasien. Dalam prosedurnya, pasien akan di test menggunakan alat berupa audiometric yang menyerupai headphone dan di berikan bermacam bunyi dengan level frekuensi tertentu yang dapat dijadikan sebagai indikasi dari tingkat keparahan dengingan.
  • Pemeriksaan tambahan,mencakup prosedur-prosedur seperti auditory brainstem response (ABR), pemindaian otak, seperti pemindaian computerised tomography (CT Scan), atau pemindaian magnetic resonance imaging (MRI Scan).
  • Tindakan bedah, merupakan tindakan yang dilakukan pada tinitus yang disebabkan oleh akustik neuroma atau tumor yang tumbuh pada saraf yang terletak diantara otak dan telinga bagian dalam. Tinnitus yang ditimbulkan oleh penyakit ini bisa terjadi pada telinga kiri maupun telinga kanan.
  1. Gunakan alat bantu dengar

Penggunaan alat bantu dengar menjadi alternatif utama bagi mereka yang mengalami tinnitus akibat usia lanjut. Seiring bertambahnya usia, saraf pendengaran akan berkurang kepekaannya dan kualitas pendengaran akan menurun. Dengan menggunakan alat bantu dengar, pemakai akan mampu mendengar suara normal lebih jelas dibandingkan suara dengingan akibat tinnitus. Alat bantu dengar dapat diperoleh pada toko – toko alat kesehatan denga berbagai merek dan kualitas.


Mencegah Tinnitus

Berikut ini tips yang perlu kita lakukan untuk menjaga telinga kiri kita dari bahaya telinga berdenging. Tips sederhana ini bila dilakukan dengan baik maka akan menghindai kita dari kemungkinan terserang gangguan pendengaran telinga berdenging.

  1. Hindari polusi suara. Mendengarkan konser musik dengan bunyi sound system yang keras, penggunaan headset dengan level suara paling maksimal secara terus menerus, pekerjaan konstruksi yang dengan suara yang keras, kebisingan lalu lintas kendaraan, suara deru pesawat terbang, tembakan, merupakan contoh polusi suara yang cukup mengancam telinga. Banyak orang yang tidak menyadari dan mengabaikan bahaya dari suara – suara bising tersebut. Bagi beberapa orang seperti pekerja konstruksi dan pabrik, hal tersebut memang tidak dapat dihindari. Namun menggunakan pelindung telinga dan istirahat yang cukup akan mengurangi efek buruk dari polusi suara tersebut.
  2. Berhat-hatilah saat berenang dan gunakan penyumbat telinga. Awasi agar telinga tidak kemasukan air dan klorin karena hal tersebut bisa menyumbat telinga bagian dalam,  dan berpeluang menimbulkan atau memperparah tinnitus yang Anda alami.
  3. Redakan stres. Stress dapat menimbulkan potensi telinga berdenging dan memperparah kondisi telinga berdenging yang sudah ada. Carilah aktifitas menyenangkan untuk meredakan stres seperti berolahraga, memasak, dll. Atau lakukanlah kegiatan-kegiatan relaksasi seperti meditasi, yoga, atau terapi pijat.
  4. Hindari atau setidaknya kurangi konsumsi alkohol, kafein, dan nikotin. Bahan-bahan tersebut akan mengakibatkan stres pada pembuluh darah sehingga pembuluh darah semakin melebar. Hal tersebut juga akan membuka peluang bagi terjadinya tinnitus.
  5. Jauhi garam. Garam akan mengganggu sistem peredaran darah tubuh Anda, menyebabkan tekanan darah tinggi. Konsumsi garam yang tinggi akan memicu terjadinya hipertensi yang merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya gangguan telinga berdenging. Dengan menjaga kadar konsumsi garam dalam makanan maka tekanan darah akan stabil dan meminimalisir terjadinya gangguan telinga berdenging.
  6. Tingkatkan daya tahan tubuh. Hal ini akan membantu tubuh terlindung dari bahaya infeksi dan penyakit yang dapat memicu gangguan telinga denging. Selain itu, tubuh yang lebih sehat bisa membantu meredakan tinnitus dengan lebih cepat selama masa pengobatan.
  7. Tidur yang cukup. Gangguan tidur dapat menjadi pemicu telinga berdenging. Tidur yang tergganggu akan memicu terjadinya stress dan penurunan konsentrasi. Tidur yang cukup dan berkualitas dapat menghilangkan stress dan mengatasi telinga berdenging.
  8. Hindari hal-hal yang dapat menyebabkan munculnya alergi pada telinga. Alergi juga bisa menjadi penyebab lainnya dari tinnitus. Ketika alergi terjadi seperti timbulnya lendir dibagian tengah telinga, itu akan menghambat sirkulasi saluran telinga. Bila kondisi tersebut dibiarkan akan menimbulkan tekanan dalam telinga.
  9. Perhatikan pose tubuh. Postur tubuh yang tidak seimbang, seperti tidur tanpa aturan, duduk sembarangan, atau melakukan gerakan – gerakan yang terlalu ekstrim dapat menyebabkan gangguan telinga berdenging. Posisis tubuh tidak benar tersebut dapat menyebabkan perubahan tekanan yang tidak diinginkan pada saraf pendengaran. Untuk itu perhatikan pose tubuh anda dan jaga selalu keseimbangannya agar terhindar dari kemungkinan terjadinya tinnitus akibat kesalahan pose tubuh.
  10. Selalu hindari telinga dari benturan. Benturan atau cedera pada telinga berpotensi merusak saraf dan organ dalam telinga seperti koklea. Jika terjadi kerusakan pada koklea, proses penghantaran gelombang suara tidak akan sampai ke otak dan otak akan terus mencari sinyal dari koklea yang tersisa sehingga menyebabkan bunyi tinnitus.

Itulah beberapa informasi yang perlu anda ketahui mengenai penyebab terjadinya gangguan telinga berdenging sebelah kiri dan cara mengatasinya. Semoga dengan membaca artikel ini, anda semakin berhati-hati menjaga telinga agar terhindar dari gangguan dengingan yang tidak diinginkan.

, , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan