Sponsors Link

Wajib Tahu 7 Cara Mengobati Tenggorokan Sakit Ketika Menelan

Sponsors Link

Pernahkan anda merasakan sakit pada tenggorokan ketika menelan makanan? Rasa sakit pada tenggorokan ketika menelan ini bisa jadi timbul karena adanya peradangan pada tenggorokan anda. Biasanya dapat dilihat dari tanda-tanda seperti rongga tenggorokan terlihat memerah, mengeluarkan bau tidak sedap, dan terkadang disertai demam atau panas. Perhatikan ciri-ciri radang tenggorokan yang mungkin saja menjadi penyebab rasa sakit ketika menelan.

ads

Sakit tenggorokan ini juga dapat disebabkan oleh hal lain misalnya tanpa sengaja menelan duri dan tersangkut di saluran tenggorokan. Rasa sakit yang dialami ketika menelan juga tidak main-main loh pembaca.

Anda bisa mempelajari tentang cara mengobati tenggorokan sakit ketika menelan dengan mandiri tanpa perlu ke dokter terlebih dahulu. Beberapa langkah di bawah ini dapat anda lakukan dan dapat anda coba untuk meringankan bahkan menyembuhkan rasa sakit tersebut.

Cara pertama dengan obat-obatan

1. Konsumsi obat anti-inflamasi

Rasa sakit pada saat menelan biasanya disebabkan karena inflamasi atau peradangan. Anda dapat mendapatkan obat anti-inflamasi yang bermanfaat untuk mengurangi peradangan pada beberapa kasus diantaranya amandel, kerongkongan, maupun tenggorokan. Obat yang digunakan biasa berbentuk sirup, tablet, maupun obat semprot.

2. Obat kumur

Anda bisa menggunakan obat kumur yang bisa ditemukan di pasaran untuk mengurangi rasa sakit pada tenggorokan ketika menelan. Obat kumur ini akan membantu membunuh kumah dan penyakit penyebab infeksi yang terjadi pada tenggorokan.

3. Antibiotik

Jika rasa sakit pada tenggorokan disebabkan oleh bakteri, anda dapat menggunakan antibiotik serupa penicilin atau amoxillin untuk meredakan sakit tersebut.

Cara kedua tanpa obat-obatan

4. Berkumur dengan air garam

Cara mengobati tenggorokan sakit ketika menelan dapat dilakukan dengan cara berkumur dengan air garam. Cara ini sudah seringkali dipakai oleh orang jaman dahulu.

Air garam dipercaya dapat membantu membersihkan tenggorokan, mengencerkan dahak, mengurangi pembengkakan, serta mencegah infeksi pada saluran pernafasan bagian atas. Selain dengan cara berkumur dengan air garam atau obat kita juga perlu mengetahui makanan pereda sakit tenggorokan.

5. Kompres dan berkumur dengan air hangat

Selain berkumur dengan air garam kita dapat memanfaatkan air hangat untuk meredakan bengkak atau peradangan pada tenggorokan yang menyebabkan sakit untuk menelan. Sehingga air hangat ini dapat membantu meredakan sakit akibat menelan.

Anda juga bisa menambahkan bahan lain seperti lemon, madu, dan juga jahe yang juga dapat meredakan sakit, bengkak, dan radang akibat infeksi bakteri dan kuman. 


Untuk mempercepat proses penyembuhan pada tenggorokan yang sakit ketika menelan anda dapat juga melakukan perawatan dari luar.

Cara yang sering digunakan adalah dengan melakukan kompres air hangat, bisa juga menggunakan botol yang telah diisi air hangat atau kain lap yang sudah direndam pada air hangat. Selain itu kita juga perlu kenali makanan yang dihindari sakit tenggorokan.

6. Minum air putih dengan cukup

Ya, air putih yang seringkali kita sepelekan tersebut ternyata dapat menjadi penyembuh berbagai macam penyakit. Konsumsi air putih secara rutin dan dengan jumlah yang cukup dapat menjadi cara mengobati tenggorokan sakit ketika menelan.

Air putih akan membantu tubuh untuk tidak mengalami dehidrasi, kering pada tenggorokan, mencegah iritasi dan juga peradangan.

7. Kumur cuka apel dan garam

Jika tenggorokan sakit akibat batuk hebat dan terus menerus. Kita dapat meredakannya dengan bantuan cuka apel dan garam. Tambahkan cuka apel dan juga garam pada air hangat lalu gunakan untuk berkumur setiap hari secara rutin.

Cuka apel yang bersifat asam dapat membantu untuk mengurangi bakteri dan kuman yang tedapat pada tenggorokan. Sehingga kuman dan bakteri tidak dapat berkembang dan peradangan dapat mereda.

Selain harus mengetahui cara di atas anda juga perlu mengenali penyebab infeksi amandel dan penyebab radang tenggorokan sering kambuh.

, , ,