Sponsors Link

8 Cara Mengobati Tuli Sensorineural yang Bisa Anda Praktekan

Sponsors Link

Gangguan pendengaran sensorineural atau Sensorineural hearing loss (SNHL) adalah jenis gangguan pada sistem pendengaran yang menyebabkan tuli (kesulitan mendengar), di mana akar penyebabnya terletak pada telinga bagian dalam atau organ indera (koklea dan struktur terkait) atau saraf vestibulocochlear (saraf kranial VIII).

ads

Salah satu tipe SNHL adalah gangguan pendengaran atau tuli sensorineural, yang disebabkan oleh hilangnya atau rusaknya sel saraf (sel rambut) dalam rumah siput dan biasanya bersifat permanen.

Gangguan pendengaran sensorineural, yang disebut juga “tuli saraf” memiliki berbagai tingkatan keparahan; ringan, menengah, berat atau parah. Tuli sensorineural sering dapat diatasi dengan alat bantu dengar atau implan telinga tengah. Sedangkan implan rumah siput seringkali merupakan solusi atas gangguan pendengaran berat atau parah.

Sebagian orang yang menderita gangguan tuli sensorineural hanya mengalami kerusakan pada sel rambut yang berada pada ujung rumah siput. Pada bagian dalam rumah siput, apeks, sel rambut yang berfungsi untuk memproses nada rendah masih utuh. Stimulasi akustik dan elektrik gabungan, atau EAS telah dikembangkan khusus untuk menangani kejadian seperti ini.

Sebelum kami membahas lebih lanjut mengenai gangguan pada pendengaran, ada baiknya anda juga membaca beberapa tulisan kami terkait hal tersebut, seperti 10 alat pendengaran telinga yang bagus untuk tuna rungu, kemudian penyebab infeksi telinga pada anak, lalu tulisan mengenai 10 pengobatan alternatif gangguan pendengaran yang bisa anda coba, dan 7 ciri-ciri telinga bermasalah yang bisa anda pelajari.

Jika anda merasa kesulitan mendengar, ada baiknya anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis THT; dimana dokter akan memeriksa kondisi telinga anda dengan melakukan serangkaian tes seperti pemeriksaan fisik telinga untuk mengetahui penyebab gangguan pada pendengaran. Kemudian dokter ahli THT juga biasanya melakukan pengujian telinga dengan melakukan Uji garpu tala dan Uji audiometri.

Uji garpu tala biasanya dilakukan untuk menentukan bagian telingan yang rusak, apakah kerusakan terjadi pada bagian luar, tengah, atau bagian dalam telinga. Sedangkan Uji audiometri dilakukan dengan menggunakan mesin yang menghasilkan suara; yang akan diperdengarkan dengan menggunakan headphone, dan mesin tersebut akan mengeluarkan suara dengan beragam rangkaian volume dan frekuensi untuk menentukan tingkat keparahan telingan dalam menangkap bunyi dan suara.

Jika setelah melakukan pemeriksaan anda dinyatakan positif menderita tuli sensorineural, maka pengobatan yang dapat dilakukan akan disesuaikan dengan penyebab terjadinya tuli sensorineural itu sendiri.

Seperti yang sudah diketahui, penyebab tuli sensorineural adalah akibat berbagai macam faktor; mulai dari kebiasaan, virus, riwayat kecelakaan, sampai pada kelainan dari telinga itu sendiri.

Berikut adalah cara mengobati tuli sensorial berdasarkan penyebabnya:

  1. Mengobati Tuli Sensorineural Akibat Trauma Akustik

Trauma akustik adalah trauma pada gendang telinga akibat mendengar suara sangat keras secara terus menerus. Cara mengobati tuli sensorineural yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan terapi medis dengan kortikosteroid untuk mengurangi pembengkakan sel koklea, guna memperbaiki penyembuhan struktur telinga dalam yang terluka.


2. Mengobati Tuli Sensorineural Akibat Trauma pada Kepala

Benturan keras kepada kepala dapat mengakibatkan masalah pada telinga, karena letaknya yang berdekatan. Cara mengobati tuli sensorineural jenis ini yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan operasi darurat pada daerah yang bermasalah agar tidak semakin menyebar dan memperparah kondisi.

3. Mengobati Tuli Sensorineural Akibat Virus

Virus dan bakteri dapat masuk lewat liang telinga dan berpotensi merusak dan menginfeksi telinga. Untuk cara mengobati tuli sensorineural jenis ini, terutama jika sudah terjadi infeksi, ada baiknya Anda segera mendapatkan penanganan secara medis, dan biasanya akan disarankan mengkonsumsi obat yang mengandung Kortikosteroid.

4. Mengobati Tuli Sensorineural Akibat Autoimun Telinga Bagian Dalam

Kelainan sistem imun ternyata memiliki pengaruh pada kesehatan telinga, dimana kondisi yang terjadi mengakibatkan telinga jadi berdengung atau bindeng. Pengobatan yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan terapi obat, yaitu dengan mengkonsumsi secara oral obat yang mengandung kortikosteroid dalam jangka panjang.

5. Mengobati Tuli Sensorineural Akibat Penyakit Meniere

Merupakan suatu kondisi kronis yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran seperti gejala vertigo dan tinnitus. Cara mengobati tuli sensorineural yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan diet rendah sodium, diuretik, dan kortikosteroid.

6. Mengobati Tuli Sensorineural Akibat Tumor

Tumor yang tidak bersifat kanker dapat mempengaruhi syaraf yang mengirim sinyal suara ke telinga bagian dalam untuk disampaikan ke otak. Pendengaran yang terganggu menjadi tanda awal kondisi ini, dan pengobatan yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan operasi tumor, dengan syarat tumor masih sangat kecil.

Pada banyak kasus, operasi tidak akan dapat menyembuhkan secara total, dan memiliki kemungkinan berhasil sekitar 50% saja.

7. Mengobati Tuli Sensorineural Akibat Sistem Saraf Pusat

Otak merupakan salah satu sistem saraf pusat pada tubuh manusia, dan merupakan organ yang sangat penting, sehingga butuh perlindungan lebih. Jika terjadi radang pada membran yang menyelubungi otak, yang disebabkan oleh infeksi dari virus dan bakteri, maka tubuh berada pada tingkat darurat medis.

Otak atau sistem saraf pusat yang bermasalah tentunya akan berdampak pada telinga; yaitu ketika telinga dalam tidak mampu menyampaikan suara pada otak yang bermasalah, maka akan timbul keadaan tuli sensorineural. Pengobatan yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pengobatan multipel sklerosis.

8. Mengobati Tuli Sensorineural Akibat Gangguan Sensorineural Deafness

Tuli sensorineural adalah salah satu tipe gangguan pendengaran yang terjadi akibat kerusakan pada telinga bagian dalam, lebih tepatnya pada saraf yang membentang dari telinga ke otak. Cara mengobati tuli sensorineural yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan implan koklea, atau menggunakan alat bantu dengar.

Gangguan tuli sensorineural memang dapat mengganggu aktivitas keseharian kita, dan agak sulit untuk menghindarinya. Jika anda positif mengidap tuli sensorineural, ada baiknya anda melakukan pemeriksaan rutin ke dokter ahli bedah THT agar keadaan tidak semakin parah.

Baca juga artikel kami mengenai pengobatan organ THT lainnya, seperti cara menjaga kesehatan telinga secara alami, kemudian cara membersihkan kotoran telinga dengan bawang putih, lalu ada juga cara mengatasi telinga bindeng akibat pilek, lalu , dan cara mengatasi hewan masuk telinga yang bisa anda coba.

Diharapkan artikel mengenai cara mengobati tuli sensorineural ini dapat anda gunakan sebagai pertimbangan dan acuan, meskipun kami tetap menyarankan anda untuk berkonsultasi dengan dokter THT supaya diagnosa lebih akurat.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan