Sponsors Link

23 Gejala Radang Tenggorokan yang Harus Diwaspadai

Sponsors Link

Beberapa dari anda mungkin sudah pernah mengalami radang tenggorokan dan cukup mengenal gejala – gejalanya. Biasanya gejala radang tenggorokan akan terjadi selama satu hingga empat hari setelah masa inkubasi atau sejak tenggorokan mulai terjangkit virus, bakteri maupun kuman penyebab. Gejalanya dapat berkisar dari yang ringan hingga yang parah. Radang tenggorokan cenderung lebih rentan menyerang anak – anak  terutama usia balita karena mereka memiliki daya tahan tubuh yang lebih lemah. Meski demikian penyakit yang satu ini tak boleh dianggap sepele karena  sama seperti jenis penyakit lainnya, penyakit radang tenggorokan ini bisa menyerang siapa saja kapan pun dan dimana pun tanpa terkecuali. Jika sudah terserang penyakit yang satu ini tentu akan menyebabkan aktivitas penderita menjadi sangat terganggu.

ads

Gejala – gejala awal radang tenggorokan sering kali diabaikan oleh sebagain besar orang dengan menduganya sebagai kondisi kurang sehat yang wajar. Namun tahukah anda jika gejala pada radang tenggorokann ini dibiarkan tanpa ada upaya pengobatan, lama – kelamaan radang tenggorokan yang tadinya tidak mengkhawatirkan dapat berubah menjadi fatal, mungkin saja menimbulkan komplikasi sehingga membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Bila hal seperti itu terjadi  tentunya kita harus mengeluarkan biaya yang lebih besar lagi untuk pengobatan.

Menyadari gejala pada radang tenggorokan lebih dini merupakan langkah yang bijaksana untuk mencegah penyakit berkembang lebih parah. Untuk itu kita perlu mengenali apa saja  gejala – gejala pada radang tenggorokan. Gejala – gejala pada radang tenggorokan yang pasti dan umum terjadi pada penderita adalah sebagai berikut :

  1. Terasa Gatal pada tenggorokan

Ini merupakan gejala yang paling umum dari radang tenggorokan. Hampir setiap kasus radang tenggorokan dimulai dengan rasa gatal, disamping rasa kering dan nyeri. Apabila daya tahan tubuh seseorang dalam kondisi yang cukup baik, biasanya gejala ini dapat hilang atau sembuh dengan sendirinya hanya dengan beristirahat. Namun sebaliknya, ketika daya tahan tubuh tidak baik, rasa gatal pada tenggorokan akan diikuti oleh gejala lain yang mengarah pada radang tenggorokan. Untuk itu, anda sebaiknya melakukan tindakan preventif sesegera mungkin. Saat anda merasa tenggorokan anda mulai gatal tanpa sebab, segeralah tingkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi vitamin C yang dapat di peroleh melalui sayuran dan buah, dan perbanyak mengkonsumsi air putih hangat.

  1. Kering pada tenggorokan

Memang tidak semua rasa kering pada tenggorokan dianggap sebagai gejala pada radang tenggorokan.  Kering pada tenggorokan bisa jadi dikarenakan aktivitas fisik yang berlebihan, dehidrasi, cuaca yang kering, maupun efek minuman berkafein. Apabila tenggorokan anda tetap terasa kering meskipun anda telah mengkonsumsi banyak air putih dan keadaan tersebut berlangsung lama, bisa jadi itu bukanlah tenggorokan kering yang diakibatkan oleh cuaca, kafein, maupun dehidrasi. Kemungkinan tenggorokan kering tersebut pertanda anda sedang mengalami radang tenggorokan. Apabila anda mendapati tenggorokan kering yang anda alami sebagai gejala dari radang tenggorokan, cobalah untuk berkumur air garam selama 30 hingga 60 detik untuk membunuh bakteri yang menyebabkan radang pada tenggorokan. Konsumsi juga madu untuk melumasi tenggorokan yang terasa kering.

  1. Nyeri Tenggorokan

Nyeri yang merupakan gejala pada radang tenggorokan bisa berupa sensasi rasa sakit dan seperti ada sesuatu yang mengganjal pada area tenggorokan. Secara spesifik rasa nyeri ini biasanya muncul pada bagian atas leher, lalu tenggorokan, bahkan hingga bagian belakang tulang dada. Kondisi ini menyebabkan tubuh menjadi terasa sangat tidak nyaman.

  1. Sakit saat menelan makanan

Kesulitan menelan makanan akibat radang tenggorokan terjadi karena adanya infeksi pada saluran tenggorokan. Bakteri streptococcal yang menjadi penyebab radang tenggorokan kemungkinan menyerang amandel dan tenggorokan hingga terjadi inflamasi atau pemmbengkakan pada tenggorokan. Pembengkakan tersebut membuat makanan susah untuk ditelan. Apabila di paksakan untuk menelan, leher terasa terdorong dan berat sehingga menimbulkan sakit yang luar biasa. Perlu di catat tidak semua kesulitan menelan makanan dianggap sebagai gejala radang tenggorokan. Kesulitan menelan makanan juga bisa disebabkan penyakit asam lambung yang sedang kambuh.


  1. Batuk

Batuk merupakan kondisi kesehatan yang bisa dipicu oleh banyak hal. Batuk terjadi sebagai reaksi tubuh atas gangguan – gangguan asing yang menyerang sistem pertahanan saluran pernapasan seperti tenggorokan maupun paru – paru. Gangguan asing tersebut berasal dari bakteri, virus dan parasit. Faktor iritan seperti asap rokok, debu, dan bulu binatang juga memicu terjadi batuk sebagai gejala radang tenggorokan.  Batuk yang menyertai radang tenggorokan bisa berupa batuk berdahak maupun batuk kering. Pada batuk berdahak, tindakan batuk secara terus menerus sebenarnya cukup membantu tenggorokan untuk  mengeluarkan dahak yang tersumbat pada tenggorokan. Apabila anda tidak yakin bahwa batuk yang anda alami merupakan gejala dari radang tenggorokan, anda perlu melakukan pemeriksaan ke dokter. Saat batuk yang anda alami terjadi dalam jangka panjang melebihi waktu 3 minggu, semakin bertambah parah dan disertai kondisi kesehatan yang semakin menurun anda perlu mewaspadai apakah batuk yang anda alami merupakan gejala dari radang tenggorokan atau malah gejala dari radang paru – paru.

  1. Pilek dan Ingusan

Pilek sering juga dikenal dengan istilah salesma. Pilek sendiri merupakan jenis penyakit menular yang dapat mempengaruhi kotak suara pada bagian tenggorokan. Menurit penelitian medis ada 200 jenis virus yang menjadi penyebab pilek. Salah satunya adalah  virus mononucleosis yang juga penyebab penyakit radang tenggorokan. Walau pilek bukanlah gejala akurat dari  penyakit radang tenggorokan, namun pilek bisa jadi indikator seseorang sedang terserang radang tenggorokan. Untuk mengatasi hidung yang tersumbat dan membersihkan lendir pada saluran pernapasan lakukanlah tips berikut ini. Isi baskom dengan air hangat lalu dekatkan wajah Anda ke permukaan air sehingga uap panas dari air tersebut menguap di wajah anda. Anda dapat menambahkan minyak kayu putih maupun balsam untuk menambah sensasi hangat. Uap panas akan menyebabkan lendir mencair dengan sendirinya. Anda dapat segera membersihkannya dengan tissue.

  1. Demam secara mendadak

Demam merupakan kondisi dimana suhu tubuh mengalami peningkatan melebihi batas normal. Suhu tubuh normal manusia pada umumnya adalah 38 derajat Celcius. Suhu tubuh yang melebihi angka tersebut dapat diidentifikasikan sebagai gejala penyakit. Demam sebagai gejala radang tenggorokan merupakan bentuk mekanisme perlawanan alami tubuh terhadap kuman, bakteri maupun virus yang masuk ke dalam tubuh. Jadi ketika tubuh sedang mengalami demam, itu artinya sel darah putih yang berperan sebagai antibodi di dalam tubuh sedang berjuang untuk menangkal serangan kuman, bakteri, maupun virus tersebut. Biasanya puncak demam akan berlangsung lebih tinggi pada hari kedua. Itulah mengapa sangat penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh tetap fit setiap saat. Sistem kekebalan tubuh yang terjaga akan memudahkan tubuh untuk bertahan dari serangan penyakit. Selama tubuh mengalami demam, berikan asupan cairan yang cukup bagi penderita.

  1. Sesak nafas (Kesulitan bernafas)

Kesulitan bernafas mengindikasikan ada yang tidak beres dengan saluran pernafasan maupun organ paru – paru. Sesak nafas tidak selalu dikaitkan penyakit asma. Karena tenggorokan berfungsi sebagai jalan keluar masuknya udara kedalam paru – paru maka sesak nafas mungkin saja terjadi sebagai indikasi gejala pada radang tenggorokan. Jika tenggorokan mengalami gangguan atau peradangan, hal tersebut akan mempengaruhi sistem sirkulasi pernafasan di dalam tubuh. Apalagi tenggorokan sudah mengalami pembengkakkan ini akan membuat udara sulit keluar masuk melewati tenggorokan.

  1. Pangkal tenggorokan berwarna kemerahan

Gejala pada radang tenggorokan dapat kita lihat secara fisik melalui pangkal tenggorokan yang mengalami perubahan. Perubahan tersebut bisa berupa munculnya bercak kemarahan pada tenggorokan. Bercak merah tersebut juga disertai dengan pembengkakan, muncul gelembung air pada dinding tenggorokan, bahkan pada kasus yang lebih parah, pangkal tenggorokan mengalami nanah dan ruam. Cara yang dapat dilakukan untuk memastikan apakah pangkal tenggorokan mengalami bintik – bintik merah adalah dengan meminta bantuan orang lain untuk melakukan pengecekan. Bukalah mulut anda secara lebar – lebar lalu mintalah orang yang anda  mintai bantuan untuk melihat dengan seksama apakah ada bintik merah dalam pangkal tenggorokan. Gunakan senter kearah rongga mulut atau tenggorokan untuk membantu. Bila memungkinkan kita juga bisa melakukan pengecekan sendiri di depan cermin.

  1. Terjadi pembengkakkan pada area tenggorokan / leher

Pembengkakan pada leher bisa menjadi salah satu gejala pada radang tenggorokan. Faringitis Streptokokus adalah istilah medis yang sering digunakan untuk jenis penyakit radang tenggorokan yang sudah mencapai tahap pembengkakkan. Disebut dengan nama demikian karena pembengkakan tersebut di sebabkan oleh bakteri Streptokokus.  Bakteri Streptokous ini sendiri dapat masuk ke dalam tubuh melalui kuman yang dibawa oleh tangan, saat memasukkan makanan ke dalam mulut. Untuk itu sekali lagi kita perlu menjaga kebersihan makanan yang akan masuk kedalam mulut kita, demi mencegah bakteri Streptotkokus masuk kedalam tubuh dan menyerang tenggorokan kita .

  1. Pembengkakkan kelenjar getah bening pada leher (amandel)

Kelenjar getah bening merupakan sistem kekebalan yang terdapat didalam tubuh, dimana kelenjar ini sendiri berfungsi melawan infeksi – infeksi yang biasanya bisa disebabkan oleh virus, kuman, bakteri dan lain sebagainya. Kelenjar getah bening terletak di pangkal leher, berukuran kecil dan susah diraba pada keadaan normal. Ketika kelenjar getah bening mengalami pembengkakan itu menjadi pertanda umum bahwa tubuh kita sedang mengalami infeksi. Cara yang dapat dilakukan sendiri untuk mengetahui apakah kelenjar getah bening didalam leher mengalami pembengkakan atau tidak adalah , gunakan jari telunjuk dan jari tengah untuk menekan leher pada saat menelan air ludah  jika terdapat seperti ada tonjolan atau benjolan didalam leher maka ada kemungkinan sedang terjadi  pembengkakkan kelenjar getah bening. Namun untuk memastikannya dengan lebih akurat lakukan lah pemeriksaan secara medis. Apabila infeksi penyebab kelenjar bening membengkak tidak segera diatasi maka ada kemungkinan akan terjadi komplikasi. Kompilkasi tersebut dapat berupa pembentukan abses dan bacteremia. Pembentukan abses atau nanah terjadi akibat sel darah putih bersama dengan bakteri – bakteri terjebak di dalam organ tenggorokan. Sementara itu bacteremia terjadi ketika bakteri penyebab infekksi mulai menyerang aliran darah.

  1. Munculnya ruam – ruam pada bagian lidah ataupun seputartenggorokan

Ruam merupakan sebuah tanda dari terjadinya peradangan. Ruam tidak hanya terjadi pada area kulit tapi juga dapat terjadi pada lidah dan tenggorokan. Ruam biasanya akan muncul bersamaan dengan rasa sakit pada tenggorokan ataupun juga lidah. Masih sama seperti gejala lainnya diatas, penyebab munculnya ruam ini merupakan akibat dari adanya serangan virus.

  1. Gusi bengkak

Radang tenggorokan juga kemungkinan disertai dengan munculnya gejala bengkak pada gusi. Mengingat radang tenggorokan merupakan infeksi yang disebabkan oleh virus maupun bakteri, hal tersebut juga berdampak pada gusi. Selain itu, pengaruh menurunnya kekebalan tubuh selama proses inkubasi radang tenggorokan juga meningkatkan peluang terjadinya gusi bengkak pada mulut.

  1. Air liur keluar secara tidak terkendali

Infeksi yang terlalu lama pada tenggorokan tanpa disertai dengan pengobatan akan mengganggu sistem produksi pada mulut. Air liur menjadi tidak terkontrol dan tidak bisa dikendalikan oleh penderita.

  1. Mengi

Mengi adalah suatu keadaan dimana saluran pernafasan mengalami penyempitan yang diakibatkan oleh adanya peradangan didalam tenggorokan yang diabiarkan dalam kurun waktu yang lama.  Dan ketika udara masuk melalui saluran pernafasan akun menghasilakn suara ataupun bunyi – bunyian yang sedikit khas namun risih dan cukup menggangu. Mengi ini cenderung disamakan dengan asma. Walaupun kenyataannya mengi dan asma tidaklah sama namun memiliki banyak kesamaan yang hingga oleh masyrakat umum sering dianggap sama.

  1. Suara parau

Suara parau terjadi karena kondisi tenggorokan yang terluka dan tertekan sehingga menyulitkan penderita untuk berbicara dan mengeluarkan suara. Selama suara parau atau kesulitan berbicara ini berlangsung, memang sangat dianjurkan untuk mengistirahatkan tenggorokan sebisa mungkin. Usahakan tenggorokan tidak melakukan aktifitas yang berat seperti banyak berbicara, berteriak ataupun bernyanyi.

  1. Kehilangan selera makan

Umumnya penderita anak – anak paling sering mengalami gejala ini. Rasa sakit pada tenggorokan menimbulkan efek hilangnya selera makan. Kehilangan selera makan ini juga di iringi dengan rasa mual dan muntah. Untuk mengatasi gejala ini, anda bisa memberikan minuman teh hangat dan sup hangat untuk meredakan efek mual dan mengganti asupan gizi yang terhambat karena hilangnya selera makan pada anak.

  1. Sakit kepala

Tidak jarang radang tenggorokan disertai pula dengan sakit kepala. Tipikal sakit kepala yang menjadi gejala radang tenggorokan adalah sakit kepala sekunder. Sakit kepala ini terjadi karena saraf penyebab rasa sakit dikepala diaktifkan oleh suatu penyakit. Radang tenggorokan, flu, sinusitis, adanya masalah pada gigi adalah beberapa contoh penyakit yang disertai sakit kepala sekunder.

  1. Sakit pada perut

Pengaruh virus dan bakteri serta proses pencernaan makanan yang buruk pada tenggorokan memberi pengaruh pada perut. Bakteri yang bersarang pada tonsil selama masa inkubasi radang tenggorokan menyebabkan arus transportasi makanan dari mulut terhambat menuju lambung. Makanan yang berhasil disalurkan menuju lambung umumnya tidak steril lagi dan mengandung bakteri, itulah sebabnya perut menjadi bermasalah seiring dengan terjadinya radang tenggorokan.

  1. Nafas bau

Adakalanya, beberapa orang mengalami pernafasan yang buruk (nafas menjadi bau) ketika menderita radang tenggorokan yang disertai batuk. Nafas kurang sedap ini terjadi karena partikel – partikel sisa makanan terjebak dan mengendap di tenggorokan kemudian bakteri menyerang partikel tersebut hingga menghasilkan bau yang tidak sedap pada pernafasan. Endapan sisa makanan tadi bisa diatasi dan dibersihkan dengan menggunakan tenaga medis yang professional untuk membuangnya.


  1. Tidak mampu menelan ludah

Ketika amandel mulai mengalami pembengkakan dan bagian tenggorokan mengalami luka pada lapisan permukaannya, penderita akan mengalami kesulitan bahkan untuk menelan ludah sekalipun. Gejala ini termasuk gejala yang perlu diwaspadai. Tangani dengan segera untuk mengatasi ketidaknyamanan dan rasa sakit yang ditimbulkan. Bisa jadi tenggorokan mengalami gejala yang lebih kronis lagi seperti terjadi pendarahan dalam tenggorokan.

  1. Munculnya suara – suara dari hidung setiap kali bernafas

Gejala pada radang tenggorokan sering pula diasosiasikan dengan infeksi saluran pernapasan atas seperti hidung tersumbat dan lecet oral. Hidung yang tersumbat menimbulkan sensasi suar – suara yang terjadi tiap kali hidung menarik maupun mengeluarkan udara.

  1. Terjadi pendarahan dalam pada tenggorokan

Pada tingkat yang lebih mengkhawatirkan, gejala pada radang tenggorokan bisa berupa terjadinya pendarahan pada tenggorokan. Luka terjadi sebagai akibat dari inflamasi atau pembengkakan pada tenggorokan maupun amandel.  Batuk berat yang juga muncul sebagai gejala lain dari radang tenggorokan memiicu dann menimbulkan luka fisik pada bagian yang terinflamasi pada tenggorokan. Cedera fisik ini lah yang menyebabkan pendarahan pada tenggorokan. Pendarahan pada tenggorokan dapat ditandai dengan ludah maupun dahak yang bercampur darah ketika dibuang.

Itulah beberapa gejala umum yang menyertai terjadinya radang tenggorokan. Jika seseorang terkena sakit tenggorokan yang disertai dengan demam maupun gejala lain yang lebih kronis, sebaiknya lakukan konsultasi dan pemeriksaan dengan tenaga medis. Kadang kala sulit membedakan apakah gejala diatas merupakan gejala radang tenggorokan ataukah gejala dari penyakit lain yang lebih berbahaya. Jika anda sudah melakukan perawatan sendiri terkait gejala – gejala tersebut namun belum menunjukkan kondisi yang lebih baik bahkan terus berlanjut selama 4 hingga 5 hari, jangan tunggu lebih lama lagi, sangat disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan medis. Jika memang gejala yang terjadi merupakan gejala dari radang tenggorokan, anda dapat mengambil tindakan medis berikutnya untuk mempercepat proses pemulihan atau apabila anda merasa bahwa radang tenggorokan yang terjadi tidak terlalu berbahaya, anda dapat melakukan perawatan sendiri dengan menggunakan teknik – teknik dan ramuan – ramuan tertentu yang telah digunakan selama bertahun – tahun lalu secara tradisional.

Semoga informasi yang kami sediakan bermanfaat bagi anda, salam sehat selalu.

, ,
Oleh :
Kategori : Penyebab