Sponsors Link

Kanker Laring : Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Pencegahan

Sponsors Link

Laring merupakan salah satu bagian penting dalam sistem THT. Laring terletak di leher dan berfungsi dalam produksi suara. Gangguan pada laring tentu akan mempengaruhi kerja organ lain di leher, seperti pita suara, kerongkongan, dan tenggorokan.

ads

Salah satu penyakit yang dapat menyerang laring adalah kanker laring. Kanker laring menjadi salah satu penyakit berbahaya yang dapat menyerang area THT. Jika sudah parah, penyakit ini bahkan dapat membuat bagian laring harus diangkat. Jika terjadi hal demikian, maka kemampuan berbicara juga akan terganggu.

Penyebab Kanker Laring

Kanker laring dapat menyerang karena beberapa sebab. Beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya kanker laring adalah:

  1. Kebiasaan merokok

Anda pasti sudah pernah melihat peringatan di bungkus rokok yang menuliskan bahwa rokok dapat menyebabkan kanker. Salah satu kanker yang dapat disebabkan oleh rokok adalah kanker laring. Zat yang terkandung di dalam rokok dapat menumbuhkan sel-sel kanker di laring. Selain kanker, kebiasaan merokok juga dapat memicu penyakit lain, seperti prebikusis dan otosclerosis.

2. Usia

Mereka yang berusia di atas 60 tahun lebih berisiko terkena kanker laring. Hal ini disebabkan usia yang semakin tua membuat sistem pertahanan tubuh semakin lemah. Kemampuan kerja beberapa organ tubuh juga berkurang. Usia juga menjadi salah satu penyebab penyakit area THT lainnya, seperti tuli campuran.

3. Kebiasaan mengkonsumsi alkohol

Alkohol memang tidak sehat untuk kesehatan. Mengkonsumsi alkohol dalam jumlah banyak dapat menumbuhkan sel-sel kanker di laring. Alkohol juga dapat menurunkan kemampuan tubuh dalam melawan sel kanker.

4. Gen atau keturunan

Jika anda memiliki keluarga dengan riwayat penyakit kanker laring, maka anda juga lebih besar kemungkinan menderita penyakit ini. Penyakit seperti tuli saraf dan tuli sensoneural juga disebabkan oleh faktor keturunan.

5. Kekurangan nutrisi

Orang-orang dengan gizi yang kurang juga lebih rentan terkena kanker laring dibandingkan mereka yang mengkonsumsi cukup zat gizi.

Gejala Kanker Laring

Untuk mengetahui apakah anda terserang kanker laring atau tidak anda harus mengenali gejala-gejala dari penyakit ini. Gejala yang akan anda alami ketika menderita kanker laring adalah:

  1. Kesulitan bernapas
  2. Sakit di daerah THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan). Gejala ini akan anda alami hampir serupa dengan gejala sinusitis dan gejala polip di dalam hidung.
  3. Batuk darah.
  4. Suara sesak.
  5. Penurunan berat badan secara drastis.
  6. Timbulnya benjolan pada bagian leher. Anda akan mengalami pembengkakan pada bagian atas leher seperti ciri-ciri amandel kronis.
  7. Mengalami kesulitan menelan. Gejala ini akan anda alami sama seperti tanda-tanda amandel kambuh dan ciri-ciri infeksi tenggorokan.

Pengobatan Kanker Laring

Bagi anda yang telah teridentifikasi memiliki kanker laring, anda dapat melakukan berbagai pengobatan berikut:

  • Radioterapi

Radioterapi merupakan proses pengobatan yang menggunakan teknologi radiasi. Radiasi ini akan membunuh sel kanker dan mencegahnya untuk semakin menyebar. Jika anda mengalami kanker laring yang masih ringan, umumnya dokter akan menyarankan teknik pengobatan ini.

Radioterapi juga dapat digunakan untuk mendukung operasi pengangkatan tumor laring. Radioterapi dilakukan sebelum operasi untuk memperkecil ukuran tumor. Ukuran tumor yang sudah mengecil akan memudahkan proses pengangkatan tumor.

  • Operasi

Terdapat tiga jenis operasi yang dapat dilakukan untuk mengobati kanker laring. Dokter akan menyarankan anda untuk menjalani operasi bergantung pada kondisi kanker yang anda alami.

Tiga jenis operasi kanker laring adalah reseksi endoskopi, laringektomi parsial, dan laringektomi total. Reseksi endoskopi dilakukan untuk mengangkat tumor kanker yang berukuran masih kecil.

Operasi laringektomi parsial dilakukan dengan memotong bagian laring yang terinfeksi sel kanker. Sedangkan laringektomi total dilakukan ketika kanker sudah mencapai tingkat membahayakan. Operasi ini akan memotong seluruh bagian laring.

  • Kemoterapi

Kemoterapi merupakan metode pengobatan kanker laring dengan menggunakan obat-obatan. Anda akan diminta mengkonsumsi obat-obatan khusus untuk mencegah pertumbuhan kanker semakin parah. Kemoterapi dilakukan jika sel kanker sudah menyebar ke bagian tubuh lainnya. Jenis pengobatan ini dapat digabungkan dengan pengobatan radioterapi dan operasi.


Pencegahan Kanker Laring

Jika anda tidak terindentifikasi mengidap kanker laring, maka tentu ini berita gembira. Pastikan anda untuk selalu melakukan tindak pencegahan untuk menghindari penyakit berbahaya ini. Agar terhindar dari kanker laring, lakukan pencegahan sebagai berikut:

  • Menjaga pola hidup sehat

Menjaga pola hidup agar tetap sehat merupakan cara pertama untuk mencegah kanker menyerang bagian laring anda. Pastikan anda mengkonsumsi nutrisi yang cukup setiap harinya. Pastikan juga anda mendapatkan jumlah tidur yang cukup.

Menjaga pola hidup sehat juga dilakukan dengan menghindari paparan zat berbahaya, misalnya abu asbes. Jika anda bekerja di tempat yang banyak menghasilkan debu, sebaiknya gunakanlah masker selama bekerja.

Menghindari konsumsi alkohol dan rokok juga jadi cara yang tepat untuk menjaga kesehatan laring anda. Konsumsilah sayur dan buah-buahan yang banyak agar laring dan organ di sekitarnya selalu sehat.

  • Menjaga berat badan ideal

Diet yang salah juga dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya kanker laring. Pastikan anda untuk selalu menjaga berat badan ideal yang anda miliki. Anda dapat melakukan olahraga rutin untuk mencapai hal ini.

Jika anda sudah terlanjur memiliki berat badan berlebih, maka berkonsultasilah ke dokter. Dokter akan memberikan anda berbagai cara diet yang sehat. Melakukan diet yang tidak sehat, seperti mengkonsumsi obat pelangsing dapat mengganggu kesehatan anda.

, , , ,