Sponsors Link

9 Penyebab Infeksi Amandel yang Bahaya Bagi Tenggorokan

Sponsors Link

Tenggorokan dapat terserang virus ataupun bakteri yang membuat nya terasa sakit dan nyeri. Saat tenggorokan sakit, akan memnyulitkan kita untuk menelan dan menyebabkan batuk. Baik itu batuk berdahak maupun batuk kering. Namun, biasanya yang membuat obat tenggorokan gatal kita terasa sakit adalah pembengkakan amandel.

ads

Ketika pembengkakan amandel terjadi, akan membuat kita sulit untuk menelan bahkan ketika hanya menggerakan rahang saja rasa sakit tersebut akan muncul. Ketika hal tersebut terjadi, amandel mengalami pembengkakan menunjukkan amandel tersebut terkena infeksi atau meradang. Berikut penjelasan mengenai penyebab infeksi amandel yang megganggu tenggorokan Anda.

  1. Virus dan bakteri

Penyebab infeksi amandel, yang utama ialah virus – seperti epstein barr – dan atau bakteri yang menyerang amandel. Penderitanya biasanya mengalami sakit kepala atau pusing, sakit tenggorokan, – pada penderita penyakit tonsilitis – batuk hingga sakit telinga.

Biasanya, gejala ini akan sembuh setelah empat hari, namun sebaiknya perlu diperiksakan pada dokter untuk mencegah kemungkinan buruk terjadi. Seperti menurunnya indera pendengaran, kurang gizi dan melemahnya sistem imun tubuh Anda.

2. Asam lambung

Penyebab selanjutnya ialah asam lambung atau GERD. Asam lambung ini dapat memicu pembengkakan amandel dan memberikan dampak yang sama pada penderita tonsil. Penyakit asam lambung ini ditandai dengan katup pada otot kerongkongan yang tidak dapat bekerja secara maksimal, dengan makanan yang seharusnya dapat dicegah kembali ke obat sirup radang tenggorokan anak. Namun, asam lambung menggantikan makanan tersebut mengalir ke tenggorokan dan mengiritasi dinding kerongkongan Anda, hingga peradangan atau infeksi amandel terjadi.

3. Merokok

Infeksi amandel dapat terjadi karena Anda sebagai perokok aktif. Bagaimana mungkin? Perokok atau kebiasaan merokok sangat berkaitan dengan pembesaran hingga kanker pada tonsilitis atau tonsil. Hal tersebut pula memicu pembengkakan pada amandel yang membuat pantangan makanan radang tenggorokan terasa sakit dan mengganggu.

4. Influenza

Influenza juga dapat memicu terjadinya infeksi pada amandel. Walau terkadang influenza menyerang anak-anak, tidak menutup kemungkinan hal ini juga menyerang orang dewasa. Virus penyebab influenza ini akan menyerang dengan cepat saluran pernafasan, mulut atau pun tenggorokan Anda.

Hal inilah yang membuat infeksi amandel – khususnya pada anak-anak – menyerang. Biasanya gejala yang timbul seperti batuk, flu dan demam. Pada anak, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

5. Infeksi ragi

Salah satu penyebab infeksi amandel atau radang amandel yaitu infeksi ragi. Mengapa demikian? Infeksi ragi ini merupakan infeksi yang menyerang mulut atau saluran pernafasan. Biasanya infeksi ini terjadi pada anak-anak yang tidak menjaga kebersihan mulutnya.


Infeksi atau radang amandel merupakan gejala yang terjadi ketika anak mengalami infeksi ragi. Amandel akan terlihat memiliki bintik merah dan putih ketika terkena infeksi ragi. Sebaiknya, pastika Anak Anda mengonsumsi makanan yang sehat dan menjaga kebersihan mulut dengan baik.

6. Peradangan pada tenggorokan

Saat Anda mengalami radang tenggorokan, biasanya akan diikuti oleh infeksi amandel. Hal ini tentu saja sangat menyiksa. Infeksi amandel terjadi ketika pada bagian amandel tidak dapat bekerja dengan baik untuk melawan infeksi sehingga amandel tersebut mengalami pembengkakan atau peradangan. Ketika infeksi ini berkepanjangan, akan ada kemungkinan hal ini dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh kita.

7. Reaksi alergi

Biasanya – seperti yang dijelaskan diatas – infeksi amandel muncul sebagai tanda atau gejala penyakit lain seperti sakit tenggorokan ataupun infeksi. Sama halnya dengan infeksi amandel sebagai salah satu reaksi alergi. Hal ini dapat terjadi akibat cuaca dingin ataupun lingkungan yang penuh debu.

Pada anak-anak, biasanya akan membuat anak Anda ikut mengalami asma atau sesak nafas karena tertutupnya saluran pernafasan akibat alergi dan pembengkakan amandel. Sebaiknya, jauhkan anak-anak dari debu dan polusi untuk menjaga pernafasan anak tetap bersih.


8. Sinusitis

Mengapa sinusitis? Ternyata penyebab penyakit sinusitis menjadi salah satu penyebab infeksi amandel yang menyerang Anda. Hal ini terjadi ketika ciri-ciri sinusitis parah yang Anda alami tidak diatasi dengan baik, sehingga sinusitis berkepanjangan membuat amandel mengalami pembengkakan.

Sinusitis yang terjadi membuat amandel menahan infeksi yang menyerang hingga amandel mengalami pembengkakan. Biasanya hal ini dapat dilihat pada tubuh Anda yang mengalami penurunan berat badan.

9. Makanan keras atau snack

Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang baik pasca operasi sinusitis keras dan atau snack juga akan membuat amandel terkena infeksi. Karena ketika mulut terlalu sering mengunyah makanan untuk penderita radang tenggorokan jenis ini, akan menimbulkan luka pada bagian dalam mulut.

Hal ini dapat dirasakan ketika bagian dalam mulut terasa gatal dan sakit. Biasanya penyebab ini dirasakan oleh anak-anak usia dini hingga menjelang remaja, namun tidak menutup kemungkinan juga menyerang orang dewasa yang masih sering mengonsumsi makanan yang dilarang setelah operasi sinus ini.

Ketika terjadi luka, maka infeksi akan mudah menyebar hingga menyerang amandel. Hal ini juga yang membuat munculnya sariawan hingga radang cara cepat meredakan sakit tenggorokan secara bersamaan. Untuk mencegah, sebaiknya mengurangi mengonsumsi keripik, snack, atau makanan keras dan mulailah makan makanan sehat. Selain itu, makanan ini juga memiliki bahan pengawet dan pewarna yang membuat amandel membengkak dengan cepat.

Itulah, penyebab infeksi amandel yang terjadi akibat gaya hidup ataupun makanan yang kurang sehat yang dikonsumsi terlalu sering. Mulailah hidup sehat dan sebaiknya mengurangi dan menjauhi hal-hal yang dapat membahayakan kesehatan Anda dan anak Anda. Semoga artikel ini bermanfaat.

, , ,




Oleh :
Kategori : Amandel