Sponsors Link

11 Penyebab Polip Hidung Wajib Kalian Tahu

Sponsors Link

Tahukah anda mengenai penyakit polip? Polip adalah salah satu jenis kelainan di beberapa organ tubuh tertentu, seperti di mata, hidung, rahim, gigi dan tulang pipi. Penyakit ini biasanya ditandai dengan tumbuhnya jaringan lunak di selaput permukaan organ tertentu, memiliki warna putih cenderung keabuah, dan nampak bening karena berisi cairan. Di Indonesia, polip lebih sering terjadi dibagian saluran pernafasan rongga hidung atau sinus. Penyakit ini juga lebih sering dialami oleh pria dibandingkan wanita, selain itu biasa menyerang pada usia setengah baya hingga menuju dewasa, bahkan lanjut usia. (baca juga : cara mudah mencegah polip di hidung)

ads

Penyebab Penyakit Polip

Ada banyak hal yang menyebabkan penyakit polip. Pastikan anda menyimak dengan baik artikel ini agar terhindar dari penyakit polip. Adapun beberapa penyebab polip adalah sebagai berikut :

  1. Faktor Genetik

Sebaiknya anda perlu berhati-hati apabila anda mempunyai riwayat keturunan pengidap polip. Karena menurut hasil penelitian, ternyata polip juga bisa diderita akibat adanya riwayat penyakit turunan.

  1. Kelainan Saraf

Ada banyak jenis kelainan saraf yang bisa menyerang anda sewaktu-waktu. Secara khusus, belum ditemukan secara pasti penyebab yang paling utama dalam kelainan saraf. Setiap saraf didalam tubuh mempunyai tugas yang berbeda namun memiliki keterkaitan dan ikatan yang kuat. Apabila terjadi kerusakan pada salah satu saraf, maka timbulan kemuningkan atau pemicu untuk merusak bagian saraf yang lain. Kerusakan saraf juga berpengaruh pada sistem metabolisme yang tidak stabil, sehingga dapat menimbulkan berbagai penyakit karena kekebalan sistem imun yang menurun. Tempat anda mengalami kelainan saraf adalah tempat yang berpotensi besar mengalami polip, dibagian rongga hidung misalnya.

  1. Intoleransi Aspirin

Tentunya zat atau senyawa aspirin sudah sangat familiar bagi banyak orang. Aspirin adalah kandungan yang paling sering ditemukan didalam obat-obatan yang biasa dikonsumsi saat sakit. Aspirin digunakan sebagai salah satu solusi penahan rasa sakit, peradangan, bahkan untuk mencegah serangan jantung. Namun bagi anda yang memiliki intoleransi aspirin, maka anda harus benar-benar menghindari obat-obatan yang mengandung kandungan senyawa ini. Karena, tubuh anda akan memberikan respon yang tidak diharapkan sebagai tanda penolakan atas masuknya senyawa itu kedalam tubuh. Salah satu bentuk respon itu adalah tumbunya polip. Konsultasikan hal ini setiap anda mengunjungi atau meminta resep obat dari dokter, agar obat yang diberikan tidak salah dan justru menimbulkan penyakit lain.

  1. Asma

Asma adalah salah satu penyakit yang menyerang saluran pernapasan anda. Asma umumnya dapat terjadi oleh banyak faktor, seperti tidak tahan dengan polusi dan debu, faktor keturunan, perubahan cuaca yang drastis, stress, dan bahkan bisa pula diakibatkan karena alergi terhadap sesuatu. Pada saat menderita asma, akan terjadi penyempitan sel pernapasan sehingga mengurangi kapasitas ruang di rongga hidung dan paru-paru. Saat genting seperti ini pula lah yang harus anda waspadai, karena ada kemungkinan di momen itu dapat timbul penyakit polip.

  1. Infeksi

Infeksi adalah proses dimana tubuh merespon hadirnya berbagai mikroorganisme jahat kedalam tubuh. Mikroorganisme tersebut bisa dalam bentuk bakter, viru, parasit, jamur, dan lain lain. Pada umumnya, mikroorganisme jahat tersebut menulari atau membawa penyakit yang membuat sistem kekebalan tubuh terganggu. Cara penularannya pun bisa terjadi baik dari kontak langsung maupun tidak langsung. Mikroorganisme jahat akan bergerak jauh lebih cepat menyerang anda apabila pada saat tertentu kondisi tubuh anda sedang tidak fit. Hal inilah yang juga menjadi penyebab terjadinya polip. Oleh karena itu, pastikan agar selalu menjaga kondisi tubuh agar tetap fit dengan cara memastikan waktu istirahat yang cukup, memakan makanan yang sehat dan bergizi, serta merutinkan olahraga. (baca juga : macam macam penyakit telinga)


  1. Usia

Bersyukurnya, penyakit polip cukup jarang dialami oleh usia anak – anak. Penyakit ini justru kerap dirasakan oleh orang yang berusia dewasa hingga lanjut usia. Tidak ada alasan tertentu mengapa usia tersebut menjadi alasan dominan pengidap penyakit ini. Namun tidak ada salahnya sejak dini anda membiasakan gaya hidup yang sehat dan peka serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar.

  1. Alergi

Ada banyak macam jenis alergi yang memiliki kemungkinan menyerang anda. Mulai dari alergi terhadap makanan, binatang, debu, dan lain lain. Sistem kekebalan tubuh memang terkadang punya hal tertentu yang menentukan sejauh apa anda mampu mentoleransi pada beberapa hal. Sebaiknya ketahui secara jelas alergi apa yang anda miliki. Sehingga akan lebih mudah untuk menghindari penyebab utama alergi anda. Alergi bisa ditandai dengan gejala bintik kemerahan pada kulit, pembengkakan organ tubuh tertentu, kesulitan bernafas (asma), dan lain lain. Alergi juga dapat menjadi pintu masuk penyakit lain untuk menyerang anda. Karena pada saat alergi, sistem imun tubuh anda sedang dalam keadaan kacau dan tidak mampu memfilter atau menyaring secara baik mikroorganisme jahat yang ingin masuk ke dalam tubuh. Jenis alergi yang paling berpotensi memicu tumbuhnya polip adalah alergi rhinitis atau alergi yang terjadi karena adanya kontak dengan debu atau dengan bulu binatang – binatang tertentu.

  1. Terganggunya Fungsional Sistem Imun

Tahukah kamu jika sistem imun terganggu, sistem imun yang semestinya melindungi anda justru akan menyerang balik sel jaringan tubuh anda. Hal ini bisa disebabkan karena ada semacam bakteri, virus, atau bahkan jamur yang sudah menginfeksi anda terlebih dahulu. Saat sistem imun menyerang daerah sel jaringan organ tubuh anda, biasanya akan mudah muncul pembengkakan didaerah tersebut dan memicu tumbuhnya polip pula. Mengatasi hal ini, pastikan kebersihan selalu terjaga agar menutup jalan masuk bakteri dan virus jahat.

  1. Sinusitis Jamur

Sinusitis Jamur adalah salah satu bentuk penolakan terhadap jamur atau bakteri yang tersebar di udara. Sehingga penyebarannya dilakukan melalui saluran pernapasan, rongga hidung salah satunya. Pada saat udara yang mengandung banyak bakteri dan jamur masuk melalui rongga hidung, memungkinkan ada sisa – sisa bakteri dan jamur yang tertinggal di sisi atap atau dinding rongga hidung. Jika tidak segera dibersihkan, hal ini bisa memicu tumbuhnya polip yang berupa sel berisi cairan di rongga hidung. Tentunya hal ini akan sangat menganggu pernapasan, karena polip mampu tumbuh semakin besar bila tidak ada penanganan yang tepat.

  1. Sindrom Chrug Strauss

Sindrom ini adalah sindrom dimana terjadinya radang pembuluh darah. Saat pembuluh darah mengalami gangguan, makan aliran darah keseluruh tubuh menjadi terganggu dan menyebabkan sistem metabolisme ikut terganggu pula. Radang pembuluh darah juga akan sangat berbahaya apabil terjadi dibagian pembuluh darah yang memiliki kesensitivan yang tinggi, pembuluh darah dibagian rongga hidung misalnya. Pembuluh darah di rongga hidung adalah salah satu pembuluh darah yang sangat rawan dan dapat sangat mudah terkena berbagai amcam penyakit, Karen juga merupakan organ yang melakukan kontak langsung setiap saat dengan udara yang anda hirup.

  1. Fibrosis Kistik

Fibrosis Kistik adalah saat dimana tubuh memproduksi kandungan cairan kental seperti lendir melebihi dari batas wajar. Hal ini sangat berpotensi memicu penyakit polip, karena adanya kapasitas cairan atau lendir yang terlalu berlebihan dapat menutup kapasitas ruang di beberapa organ tubuh tertentu, sehingga menghambat peredarah darah pula.

Gejala Polip

Ada cukup banyak penyebab dari terjadinya penyakit polip bukan? Apabila anda merasa pernah atau sedang mengalami hal diatas, pastikan anda mengecek beberapa gejala penyakit polip dibawah ini untuk memastikan anda baik – baik saja. Adapun beberapa gejalanya antara lain sebagai berikut :

  1. Telinga Terasa Bindeng/Susah Mendengar

Apabila secara tiba – tiba anda merasa susah mendengar atau merasa seperti telinga terasa penuh akibat tertutup sesuatu, sebaiknya anda segera periksakan kedokter. Karena bisa saja bibit polip sudah mulai tumbuh didalam telinga anda. (baca juga : penyebab telinga sakit)

  1. Sakit Gigi

Jangan remehkan penyakit gigi, bahkan adanya makanan yang tersangkut terlalu lama di sela gigi dapat memicu tumbuhnya jamur dan bakteri jahat didalam gigi. Mulailah waspada apabila anda merasakan sakit gigi seperti nyeri yang luar biasa terutama dibagian rahang atas, karena hal itu merupakan salah satu gejala yang sering dialami oleh penderita penyakit polip.

  1. Mengalami Gangguan Penciuman

Saat merasa rongga hidung anda terasa penuh dan mulai tidak peka dalam mencium bau, maka pastikan segera apa ada selaput keabuan yang bening menempel di rongga hidung anda. Jika ada, berarti anda sudah mengalami penyakit polip. Penyakit polip tidak bisa dibiarkan saja dan berharap selaput itu akan dengan sendirinya mengecil lalu menghilang, polip bisa semakin membesar apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat.

  1. Hidung Tersumbat

Selaput Polip akan mengurangi ruang pada rongga hidung sehingga membuat hidung tersumbat dan susah dalam menghirup udara.

  1. Hidung Terlihat Tidak Simetris

Umumnya hidung tampak terlihat tidak simetris adalah saat polip didalam rongga hidung sudah mulai membesar. Sehingga menganggu bentuk hidung anda. Jangan sekali – sekali mencoba untuk memecahkan sendiri selaput bening polip anda, karena apabila pecah maka bakter didalamnya akan menyebar dengan mudah dan dapat menginfeksi bagian atau daerah lain. Untuk mengurangi rasa sakitnya, anda bisa mengompresnya dengan handuk yang telah dibasahi terlebih dahulu dengan air hangat. Usapkan dari luar hidung secara perlahan dan jangan melakukan penekanan yang terlalu kuat.

  1. Nyeri di Bagian Wajah

Saat menderita penyakit polip, umunya anda akan merasakan rasa nyeri yang cukup menyakitkan di bagian wajah. Hal ini dikarenakan adanya tekanan dan paksaan kepada otot anda untuk menyediakan ruang yang lebih besar lagi. Nyeri biasanya dirasakan didaerah tulang pipi atau bisa juga didaerah dagu mendekaati leher.

  1. Sakit Kepala

Mengapa sakit kepala adalah salah satu gejala dari penyakit polip? Karena saat ada polip di organ tubuh anda itu artinya ada penumpukan cairan yang menyebabkan gangguan pernapasan dan mengurangi suplai oksigen untuk tubuh. Saat oksigen didalam tubuh tidak mencukupi, maka aliran darah menuju otak akan terganggu pula. Akibatnya adalah anda kerap mengalami sakit kepala yang berkepanjangan.

  1. Mengeluarkan Lendir dari Hidung ke Tenggorokan

Polip didalam hidung berisi cairan kental seperti lendir. Umumnya pada saat anda berbaring, anda akan merasakan ada lendir yang menetes ke tenggorokan. Sebaiknya saat berbaring posisikan kepala sedikit lebih tinggi, sehingga kemungkinan jatuhnya lendir tidak terjadi.

, , ,
Oleh :
Kategori : Penyebab